Selasa, 28 Agustus 2012


Alat bantu penangkapan  

Mesin
Mesin yang digunakan untuk menggerakan kapal penangkapan. Mesin ini juga menentukan berapa besar kapal yang digunakan untuk menangkap ikan, satuannya adalah GT. Kita mengenal dua jenis mesin yaitu mesin untuk menggerakan kapal dan mesin untuk mengoperasikan alat.

Palka
Palka merupakan tempat untuk menyimpan ikan hasil tangkapan. Ukurannya bermacam macam, tergantung dari kebutuhan dan besarnya kapal. Bahan dasarnya ada yang dari kayu,yang ada juga yang dari fiber. (Subani dan Barus 1989).

Es batu
Es diperlukan untuk    mengawetkan   ikan hasil  tangkapan. Ada yang berbentuk balokan ada juga yang berbentuk curah.
 
Garam
Garam yang digunakan adalah garam kasar. Ada yang menyebutnya garam ikan ada juga yang menyebutnya garam pindang, namun garam ini jarang digunakan karena akan merubah tekstur dan rasa dari ikan.

Pelampung
Pelampung yang sering kita temukan dikapal penangkapan ada dua macam, yaitu pelampung untuk jaring tangkap dapat juga untuk tanda awal penebaran jaring ; yang kedua pelampung untuk penumpang/ nelayan. Pelampung untuk penumpang/nelayan ada yang berbentuk bulat seperti ban mobil, lonjong seperti botol, kotak kotak dan ada juga yang model rompi.
 
Pemberat
Pemberat diperlukan untuk untuk menenggelamkan alat penangkapan seperti pancing dan jaring, ada juga yang digunakan untuk menancapkan jangkar. Bahan pemberat hampir seluruhnya terbuat dari bahan logam namun ada juga yang terbuat dari semen/batu.

Umpan
Umpan yang dipasang dialat penangkapan gunanya untuk menarik ikan agar datang mendekati alat dengan kata lain umpan merupakan jebakan bagi ikan, Jumlah umpan yang dibutuhkan tergantung kebutuhan, jenis alat tangkap dan jenis ikan yang ditangkap. Ada umpan buatan, ada umpan hidup dan ada juga umpan palsu.

Cahaya
Cahaya dilihat dari sumbernya cahaya ada dua, yang berasal dari listrik/batere atau yang langsung dari matahari. Ikan tertarik pada cahaya melalui penglihatan (matanya) dan rangsangan melalui otak (Lineal region pada otak). Dengan demikian ikan yang tertarik pada
cahaya hanya ikan-ikan fototaxis yaitu ikan jenis pelagis dan sedikit ikan demersal dan sebaliknya ikan yang tidak menyenangi cahaya disebut ikan fotophobi.
Ada beberapa alasan mengapa ikan tertarik pada cahaya, diantaranya : Penyesuaian intensitas cahaya dengan kemampuan mata ikan untuk tertarik pada satu sumber cahaya. Ada ikan yang tertarik pada intensitas cahaya yang rendah, ada yang tertarik pada intensitas yang, tinggi dan ada juga yang menyukai intensitas tinggi dan rendah. Ikan mempunyai kemampuan melihat cahaya dalam kegelapan. (Genisa 1998)

Persiapan dan Perbekalan
Sebelum keberangkatan kapal menuju fishing ground, yaitu diawali terlebih dahulu dengan perencanaan dan persiapan agar dalam pelaksanaan pada saat kapal berlayar dan melakukan operasi penangkapan tidak terjadi kendala teknis seperti terdapatnya kekurangan kebutuhan dalam operasi penangkapan. Adapun persiapan :
1. Mempersiapkan surat – surat kapal dan pengurusan dokumen – dokumen berupa Surat Ijin Berlayar (SIB) dan Sijil Awak Kapal kepada pejabat yang berwenang atau instansi yang berwenang.
2. Pengisian bahan bakar, es, air tawar dan perbekalan makanan yang diperlukan selama satu trip operasi.
3. Pengecekan kelengkapan alat tangkap, mesin, alat bantĂș penangkapan dan
perlengkapan navigas


Daftar pustaka
Genisa, A. S. 1998. Beberapa Catatan Tentang Alat Tangkap Ikan Pelagik Kecil. Jurnal Oseana. Volume XXIII Nomor: 3 dan 4 Th: 1998. Jakarta: Balitbang Biologi Laut, Puslitbang Oseanologi-LIPI. Hal. 19-34.
Subani, W dan H. R. Barus. 1989. Alat Penangkapan Ikan dan Udang Laut di Indonesia. Jurnal Perikanan Laut. Nomor: 50 Th: 1988/1989. Jakarta: Departemen Pertanian, Balai Penelitian Perikanan Laut. Hal. 40-56.

i






Read More..