BAB 1. PERSOALAN EKONOMI
Secara luas, ekonomi didefinisikan sebagai cara suatu masyarakat menggunakan sumber dayanya dan mendestribusikan hasil produksinya kepada individu dan kelompok masyarakat, perubahan cara berproduksi dan berdistribusi dari tahun ke tahun, efisiensi sistem ekonomi dalam mengambil sebagian besar dari sumber daya yang dimiliki. Menurut Alfred Marshall’s mendefinisikan ilmu ekonomi adalah “ ilmu yang mempelajari tentang umat manusia dalam urusan hidupnya”. Persoalan ekonomi muncul dari penggunaan sumberdaya yang langka untuk memuaskan keinginan manusia yang tak terbatas. Kelangkaan tidak dapat dihindari dan merupakan inti persoalan ekonomi. Penggolonagn persoalan ekonomi dapat dibagi menjadi 3 bagian, yaitu : kapitalis, sosialis, dan komunis. Sebagian besar persoalan ekonomi yang dipelajari oleh ahli ekonomi termasuk kedalam 6 bidang, yaitu :
1. Barang dan jasa apa saja yang harus di produksi dan berapa jumlahnya ?
Pertanyaan ini berhubungan dengan alokasi sumber daya yang langka diantara berbagai kemungkinan penggunaan dan dinamakan alokasi sumber daya.
2. Dengan metode apa barang dan jasa di hasilkan ?
Setiap rencana produksi yang menggunakan sumber daya masyarakat tetapu memberikan hasil yang tidak efisien memberikan kombinasi output yang terletak didalam garis batas kemungkinan produksi
3. Bagaimana barang dan jasa di alokasikan kepada masyarakat ?
Ahli ekonomi ingin mengetahui apa dan bagaimana cara menentukan total pendapatan suatubangsa didistribusikan diantara penduduk.
Tiga pertanyaan diatas termasuk persoalan ekonomi mikro yang berhubungan dengan alokasi sumberdaya dan distribusi pendapatan yang disebabkan oleh bekerjanya sistem harga dan kebijakan pemerintah
4. Apakah sumber daya suatu negara dimanfaatkan sepenuhnya ?
Jika sumber daya langka dan tidak cukup untuk menghasilkan semua barang yang sangat diperlukan, maka sumber daya yang tersedia tidak akan dibiarkan mengganggur.
5. Apakah daya beli berkurang karena inflasi ?
Inflasi ini berhubungan dengan jumlah uang yang terdapat dalam perekonomian
6. Apakah kapasitas perekonomian untuk menghasilkan brang dari waktu ke waktu bertambah atau tetap?
Kapasitas produksi berkembang cepat di beberapa negara dan berkembang lambat di negara lain, bahkan di beberapa negara lain memiliki kemunduran.
Tiga pertanyaan diatas merupakan persoalan ekonomi makro yang mempelajari tentang faktor-faktor yang menentukan ekonomi agregat, seperti total output, total employment, tingkat harga, dan tingkat pertumbuhan ekonomi.
BAB 2. EKONOMI SEBAGAI ILMU SOSIAL DAN GAMBARAN TENTANG PEREKONOMIAN
Pernyataan positif berkaitan dengan apa yang terjadi dan apa yang akan terjadi serta berkaitan dengan fakta. Sedangkan pertanyaan normatif berkaitan dengan apa yang seharusnya terjadi dan terkait dengan sistem filsafat. Kebudayaan, dan agama. Pernyataan normatif didasarkan pada suatu pertimbangan nilai. Pendekatan ilmiah atau metode ilmiah terdiri dari hunungan antara pertanyaan atau persoalan dengan faktanya. Sedangkan suatu teori terdiri dari :
Sjumlah definisi yang dengan jelas menentukan variabel-variabell yang digunakan.
Sjumlah asumsi yang menerangkan kondisi-kondisi dimana teori tersebut digunakan.
Satu atau lebih hipotesis mengenai variabel-variabel
Peramalan yang disimpulkan dari asumsi-asumsi reori dan dapat diuji dengan pengamatan empiris
Asumsi merupakan kondisi dimana teori dapat di berlakukan, sedangkan hipotesis adalah pernyataan mengenai bagaimana hubungan antara dua atau lebih variabel satu dengan yang lainnya. Suatu ramalan ilmiah adalah suatu pernyataan bersyarat yang berbentuk “Jika anda melakukan ini makan akan terjadi hal ini dan itu”. Pelaku dalam perekonomian adalah rumah tangga yang berusaha untuk memaksimalkan kepuasannya dalam konsumsi, perusahaan yang memaksimumkan keuntungan dan pemerintah yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat. Sektor dalam perekonomian berdasarkan sumber pembiayaan produksinya dibagi menjadi sektor pasar dan sektor nonpasar. Sektor pasar jika biaya produksi dari hasil penjualan produknya. Sektor nonpasar jika biaya produksinya diperoleh dari pemberian atau aktifitas selain penjualan produknya.
Kegiatan perekonomian yang menghasilkan adanya barang dan jasa akan terjadi di pasar produk (komoditi). Sedangkan transaksi dari sumberdaya yang digunakan akan terjadi di pasar faktor produksi. Rumah tangga sebagai penyedia faktor produksi seperti tenaga kerja bagi perusahaan akan mendapat upah. Perusaah akan mengahsilkan barang dan jasa yang akan di beli rumah tangga sehingga perusahaan akan mendapatkan pendapatan dari penjualannya. Perushaan dan rumah tangga akan menyimpan uang uang mereka dapat di bank dan kedua pelaku ekonomi tersebut diwajibkan untuk membayar pajak kepada pemerintah. Pemerintah dan bank dapa memberi bantuan kepada rumah tangga dan perusahhan dalam bentuk subsidi dan pinjaman
BAB 3. PERMINTAAN DAN PENAWARAN PASAR
Hukum permintaan dan penawaran : perubahan setiap variabel, selain harga komoditi itu sendiri, yang mempengaruhi jumlah yang diminta dan jumlah yang ditawarkan akan menyebabkan bergesernya kurva permintaan atau penawaran atau kedua-duanya. Ada 4 kemungkinan yang akan terjadi, yaitu :
Kenaikan permintaan (kurva permintaan bergeser ke kanan)
Penurunan permintaan (kurva permintaan bergeser ke kiri)
Kenaikan penawaran (kurva penawaran bergeser ke kanan)
Penurunan penawaran (kurva penawaran bergeser ke kiri)
Berapa banyaknya jumlah barang yang ingin di beli oleh rumah tangga akan di pengaruhi oleh : harga komoditi tersebut, harga komoditi lain, pendapatan rumah tangga, selera, distribusi pendapatan diantara rumah tangga-rumah tangga, dan jumlah penduduk. Sedangkan hal yang mempengaruhi jumlah barang yang ditawarkan antara lain : harga komoditi tersebut, harga komoditi lain, biaya produksi, dan tingkat tekhnologi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar