Minggu, 27 Maret 2011

Tugas ngerangkum Kewirausahaan TPB IPB bab 1 2 3 :(


PERTEMUAN 1
Peran dan Pentingnya Kewirausahaan

Wirausaha dalam kehidupan berkeluarga lokal memiliki dua fungsi yaitu
fungsi makro dan fungsi mikro.

Fungsi Makro
Secara makro, wirausaha berperan sebagai penggerak, pengendali, dan pemacu perekonomian suatu bangsa. Di Amerika Serikat, Eropa Barat, dan negara-negara di Asia, kewirausahaan menjadi kekuatan ekonomi. Hasil-hasil dari penemuan ilmiah, penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan, dan teknologi rekayasa telah menghasilkan kreasi-kreasi baru dalam produk barang dan jasa- jasa. Semua itu merupakan hasil proses dinamis wirausaha yang kreatif. Wirausaha berhasil menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Wirausaha berani mengambil resiko, memimpin, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Menurut J. B. Say, wirausaha adalah orang yang menggeser sumber-sumber ekonomi dari produktivitas tertinggi dan melimpah ruah. Menurutnya, wirausahalah yang menghasilkan perubahan. Perubahan yang dilakukan tidak dengan mengerjakan sesuatu lebih baik tetapi dengan melakukan sesuatu yang berbeda (“not by doing things better but by doing something different”). (Suryana,2003:50)


Fungsi Mikro
Secara mikro, peran wirausaha adalah penanggung resiko dan ketidakpastian, mengkombinasikan sumber-sumber ke dalam cara yang baru dan berbeda untuk menciptakan nilai tambah dan usaha-usaha baru. Dalam melakukan fungsi mikronya, menurut Marzuki Usman (1977), wirausaha memiliki dua peran, yaitu :
1. Sebagai penemu (innovator)
Wirausaha dapat menambah nilai suatu barang dan jasa melalui inovasi.
Ketangguhan kewirausahaan sebagai penggerak perekonomian terletak pada kreasi baru untuk menciptakan nilai secara terus-menerus.
Sebagai innovator, wirausaha berperan dalam menemukan dan menciptakan:
a. Produk baru (the new product)
b. Teknologi baru (the new technology)
c. Ide-ide baru (the new image)
d. Organisasi baru (the new organization)
2. Sebagai perencana (planner)
Sebagaiplanner, wirausaha berperan dalam merancang:
a. Perencanaan perusahaan (corporate plan)
b. Strategi perusahaan (corporate strategy)
c. Ide-ide dalam perusahaan (corporate image)
d. Organisasi perusahaan (corporate organization)
Menurut Zimmer (1996:51) fungsi wirausaha adalah menciptakan nilai barang dan jasa di pasar melalui proses pengkombinasian sumber daya dengan cara-cara baru yang berbeda untuk dapat bersaing. Nilai tambah tersebut diciptakan melalui:
1. Pengembangan teknologi baru (developing newtechnology)
2. Penemuan pengetahuan baru (discovering new knowledge)
3. Perbaikan produk dan jasa yang ada (improving existing products or services)

Penemuan cara-cara berbeda untuk menyediakan barang dan jasa dengan jumlah lebih banyak dengan menggunakan sumber daya lebih sedikit (finding different ways of providing more goods and services with fewer resources) (Suryana,2003:51)
Lain halnya dengan Werner Shombart (1920), yang membagi fungsi
enterpreneur menjadi tiga, yaitu:
1.Captain of industry, yang mulai sebagai teknisi atau tukang dalam satu bidang keahlian, kemudian berhasil menemukan sesuatu yang baru , bukan sengaja melainkan karena hasil temuan dan kehebatan daya cipta.
2. Usahawan (businessman), yaitu orang yang menganalisis kebutuhan masyarakat, merangsang kebutuhan baru untuk mendapat langganan baru. Perhatiannya yang paling utama adalah penjualan.
3. Pemimpin keuangan (financial leader), yaitu orang yang sejak muda menekuni keuangan, mengumpulkan uang, dan menggabungkan sumber- sumber keuangan. (Suryana,2003:51-52)
Beberapa definisi di atas secara umum dapat diartikan bahwa wirausaha adalah perintis dan pengembang perusahaan dengan cara mengambil resiko dalam menghadapi ketidakpastian dengan cara mengelola sumber daya manusia, materil, keuangan untuk mencapai tingkat keberhasilan tertentu yang diinginkan. Salah satu kunci keberhasilan adalah memiliki tujuan dan visi untuk mencapai tujuan tersebut (Steinhoff dan Burgess,1993:38). (Suryana,2003:52)






PERTEMUAN 2
Membangun Impian
Impian yang luar biasa
1.      Impian dan Kisah Sukses
Impian merupakan cita-cita, visi, long term goal, serta memiliki energy positif dan konstruktif bagi kesuksesan seseorang
Terdapat beberapa orang ternaman di dunia yang memiliki impian dan akhirnya berhasil dalam kehidupan usaha maupun karir politiknya. Mereka diantaranya : Henry Ford dengan produk berupa mobil Ford, Bill Gates dengan produknya Microsoft, Jeff Bezos dengan usaha Amazon.com, dan masih banyak lagi.
2.      Kekuatan Otak (Brain)
Berat otak manusia 1 sampai 1,5 Kg dengan volume rata rata hanya 1600 cm3. Otak manusia berperan dalam pengaturan sebagai proses kognitif, baik terkait dengan persepsi, interprestasi, imajinasi maupun memori. Peran otak manusia antara lain :
a.       Pengaturan proses otonom dari berbagai proses tubuh yang esensial, misalnya pernapasan, detak jantung, dll.
b.      Mengatur gerakan fisik misalnya berjalan, berbicara, dll
Dengan demikian otak manusia berfungsi sebagai mesin, siap menerima perintah. Perilaku manusia di tentukan oleh pikiran manusia, oleh karena itu kesuksesan manusia sangat berpengaruh dengan kemampuan otak manusia itu sendiri, maka gunakanlah otak secara maksimal.
3.      Keyakinan
Keyakinan ada yang bersifat konstruktif maupun destruktif bagi masa depan seseorang. Keyakinan akan mempengaruhi sikap, perilaku dan persepsi seseorang. Oelh karena itu kita harus memiliki cita cita besar, memiliki impian dan mengusahakan impian itu, yakinkan akan adanya kekuatan besar dari impian itu.
4.      Impian adalah Visi
Apabila seseorang memiliki impian , maka dapat dikatakan bahwa orang tersebut memiliki visi. Semestinya visi harus di upayakan untuk di capai, bukan sebatas sebuah wacana. Ketika hanya menjadi wacana, visi tersebut hanyalah mimpi, bukan impian.

Internalisasi Impian
1.      Psycho cybernatics
Internalisasi impian merupakan proses memasukan atau menginternalkan impian sehingga impian menjadi bagian hidup yang mengakar, mendarah daging dan tidak dapat terpisahkan dalam hidup seseorang. Jadi jelas bahwa impian dapat merupakan salah satu faktor input yang konstruktif bagi otak manusia, karena setelah terjadi internalisasi impian, otak secara otomatis akan mempengaruhi kerja sistem saraf dan akhirnya akan terimplementasikan dala setiap gerak dan tingkah laku manusia.
2.      Pengaruh Suara
Suara adalah suatu input yang masuk ke dalam otak manusia. Suara masuk lewat telinga, setelah itu dikirimkan ke otak yang nantinya akan di proses menjadi memori atau ingatan. Ketika seorang anak di jejali kata bodoh, secara tidak sadar kata bodoh itu terimplementasikan di otaknya dan menyebabkan “positioning” dalam pikirannya bahwa ia benar benar bodoh, tidak memiliki talenta. Jadi, jagalah pendengaran anda dari kata kata tidak baik.
3.      Otosugesti
Otosugesti adalah proses dimana seseorang melatih pikiran bawah sadar untuk mempercayai sesuatu tujuan tertentu. Biasanya otosugesti dilakukan berulang ulang sampai terjadinya internalisasi yang mendalam masuk dala, pikirankita dapat melakukan otosugesti dengan mengatakan, “aku bisa, aku pasti bisa” atau   “ saya pasti menjadi pemenang”, dan masih banyak lagi..










PERTEMUAN 3
Mengembangkan Motivasi Berwirausaha
1.     Pengertian motivasi
Motivasi adalah kondisi mental yang mendorong aktifitas dan memberi energi yang mengarah pada pencapaian kepuasan atau mengurangi ketidakseimbangan. Motivasi menjadi penentu besar kecilnya usaha seseorang melaksanakan tugas-tugasnya.

Teori Maslow

2.     Kesuksesan
Orang sukses adalah orang yang mampu memenuhi kebutuhan hidupnya, mampu memenuhi harapan-harapannya. Ini adalah prinsip umum dari definisi kesuksesan. Dalam kairannya dengan kebutuhan manusai yang beragam dan unik., maka kriteria kesuksesan dapat di kelompokan menjadi 2 kriteria,  yaitu kriteria berdasarkan kesuksesan  dan berdasarkan proses. Upaya  pencapaian kesukdesan dapat menggunakan cara-cara beretika, bermoral dan beradab.
3.     Mengapa Wirausaha Menjadi Pilihan
Zimmerer dan Scarborough merangkum 6 keuntungan menjadi wirausahawan yang tidak dimiliki executive perusahan lain, diantaranya :

Ø Peluang mengendalikan nasib sendiri
Ø Kesempatan melakukan perubahan
Ø Peluang untuk menggunakan potensi seluruhnya
Ø Peluang untuk meraih keuntungan tanpa batas
Ø Peluang untung mendapatkan pengakuan atas usaha anda
Ø Peluang melakukan sesuatu yang anda sukai
Mereka juga menyebutkan 6 resiko menjadi wirausahawan, antara lain:
Ø Pendapatan yang tidak pasti
Ø Resiko kehilangan seluruh investasi
Ø Kerja lama dan kerja keras
Ø Mutu hidup yang rendah hingga bisnis mapan
Ø Ketegangan mental yang tinggi
Ø Tanggung jawab penuh
Berikut ini adalah perbedaan wirausahawan dengan karyawan
Wirausahawan
Karyawan
Penghasilan bervariasi atau tidak teratur
Memiliki penghasilan pasti atau teratur
Memiliki peluang lebih besar untuk menjadi orang kaya
Peluang kaya relative (sangat tergantung kemujuran dan karir)
Pekerjaan bersifat tidak rutin
Pekerjaan bersifat rutin
Kebebasan waktu yang tinggi
Waktu tidak bebas
Tidak ada kepastian dalam banyak hal termasuk meramalkan kekayaan
Ada kepastian dalam banyak hal, kekayaan dapat diramal atau di hitung
Kreativitas dan motivasi dituntut setiap saat
Bersifat menunggu intruksi atau perintah
Ketergantungan rendah
Ketergantungan tinggi
Resiko tinggi
Resiko rendah bahkan dapat diramalkan
Terbuka peluang untuk menjadi bos
Menjadi bos relative sulit apalagi bekerja pada perusahaan keluarga
Tanggung jawab besar
Tanggung jawab kecil


wwkwkkw. makan tuh rangkuman gw yang di kerjain dalam 2 jam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar